DOKUMEN PROGRAM ADIWIYATA

SDN 01 TALAWI MUDIK
KECAMATAN TALAWI
KOTA SAWAHLUNTO
2015
HALAMAN PENGESAHAN
PROGRAM ADIWIYATA INI DISUSUN
DAN DISAHKAN BERDASARKAN KEADAAN DAN KONDISI
SEKOLAH DI
TAHUN 2015
Nama :
SDN 01 Talawi Mudik
Alamat :
Jalan : Jln .M Yamin, Talawi Mudik,
Kecamatan Talawi
Kecamatan : Talawi
Kota :
Sawahlunto
Provinsi : Sumatera Barat
Telpon : ( 0754 ) 410090
Sawahlunto,
8 April 2015
Mengetahui,
Kepala
UPTD Pengelola TK / SD Kecamatan Talawi
Kota
Sawahlunto
MAHDIMUS,S.Pd
NIP.19611230
198903 1 005
|
Ketua
Kelompok Kerja Guru
Gugus
I Kecamatan Talawi
Kota
Sawahlunto
SYAMSULASTRI,S.Pd.SD
NIP.19660115 198609 2 002
|
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah SWT, atas kodrat dan
irodatNya memberikan kekuatan kepada Kami sehingga dapat menyelesaikan
penyusunan Dokumen Program Adiwiyata di SDN 01 Talawi Mudik, sebagai salah satu
program peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) dan manajemen sekolah.
Program ini merupakan salah satu program yang disusun berdasarkan keadaan di
SDN 01 Talawi Mudik, yang bertujuan :
1.
Membentuk sekolah peduli dan
berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya
pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan
generasi sekarang maupun yang akan datang
2.
Mewujudkan warga sekolah
yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan
melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan
berkelanjutan.
Untuk itu kami
mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Mahdimus,S.Pd yang telah banyak memberikan
bimbingan, penghargaan, informasi serta masukan dalam penyelesaian program ini.
2. Bapak Jufri,S.Pd yang telah banyak memberikan
bimbingan, penghargaan, informasi serta masukan dalam penyelesaian program ini.
3. Guru SDN 01 Talawi Mudik yang telah memberikan
sumbangan pikiran dan saran sehingga program ini bisa berjalan.
4. Semua pihak yang telah memberikan semangat dan
inspirasi dalam penyelesaian laporan
ini.
Akhirnya, mudah-mudahan proposal ini dapat menjadi pertimbangan dalam
menetapkan calon penerima bantuan tersebut.
Sawahlunto,
8 April 2015
Tim
Penyusun
BAB I
KONDISI SEKOLAH
Kecamatan
Talawi Kota Sawahlunto sebagai berikut :
1. Nama
sekolah : SD Negeri 01 Talawi Mudik
2. NPSN : 10303697
3. Nomor
Statistik Sekolah : 101086301001
4. Provinsi : Sumatera Barat
5. Kecamatan : Talawi
6. Desa/Kelurahan : Talawi Mudik
7. Telepon/
Fax : (0754) 410090
8. Alamat : Jl. Prof. M. Yamin SH
9. Email/
Web : sdn01talawi@yahoo.com
10. Kota : Sawahlunto
11. Kode
Pos : 27444
12. Nama
Kepala Sekolah : SYAMSULASTRI, S. Pd SD
13. No.
Telp/ HP : 081374801988
14. Kategori
Sekolah : Regular/ SBI/
SSN/ RSSN *)
15. Status
Akreditasi Sekolah : Terakreditasi A
16. Tahun
Didirikan/ Tahun Beroperasi :
17. Akta
Pendirian Sekolah :
18. Kepemilikan
Tanah/ Bangunan : Milik sendiri ( Yayasan )
1. Luas
tanah/ status : 1.710 m
2. Luas
bangunan : m
19. No.
Rekening sekolah :
a. Bank Nagari :
20. Nama
Yayasan : -
21. Akta
Pendirian : -
22. Alamat
Yayasan : -
23. Provinsi : Sumatera Barat
24. Kota : Sawahlunto
25. Kecamatan : Talawi
26. Desa
/Kelurahan : Talawi Mudik
27. Kode
Pos : 27271
28. Telp/
Fax : ( 0754 ) 410090
29. Email/
Web : sdn01talawi@blogspot.com
Secara ideal
sekolah ini harus
dapat memenuhi standar
mimimal yang ditetapkan BNSP. Sekolah secara
bertahap harus memenuhi
8 standar pendidikan
yang telah ditetapkan. Pihak sekolah
berkeinginan dan becita –
cita untuk memenuhi
standar tersebut secara
bersama–sama.
Beranjak
dari kondisi nyata
dan kondisi ideal
yang akan dicapai, Sekolah Dasar
Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan
Talawi Kota Sawahlunto mempunyai
potensi yang baik
untuk dikembangkan.
Perhatian orang tua dan masyarakat yang
besar terhadap pendidikan
dapat dijadikan sebagai
inspirasi kepada warga
sekolah dalam mengembangkan
dan meningkatkan mutu
pendidikan. Kehidupan
masyarakat dengan mata
pencaharaian yang beragam
dapat membantu sekolah
dalam memilih materi – materi kewirausahaan
untuk siswa. Kehidupan beragama
dan berbudaya yang masih
kuat sangat membantu
sekolah dalam menanamkan
nilai–nilai religious, budi
pekerti, dan karakter
bangsa. Selanjutnya tenaga pendidik dan kependidikan yang
ada di Sekolah Dasar Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto merupakan
SDM yang mempunyai
potensi dan motivasi
yang tinggi untuk
maju dan mau
berubah. Mereka siap untuk
menerima pembaharuan dan perubahan.Secara lengkap kondisi
Sekolah Dasar Negeri 01 Talawi Mudik
Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto dapat diuraikan seperti di bawah ini :
1.
Pelaksanaan Kegiatan
PBM
a.
Senin
Upacara Bendera
b.
Selasa
melaksanakan senam pagi
c.
Rabu
melaksanakan kegiatan Asmaul
Husnah dan UKS
d.
Kamis melaksanakan Nyanyi Wajib nasional
e.
Jumat
mengadakan kegiatan keagamaan
yakni ceramah agama oleh siswa siswi dan yasinan
f.
Sabtu mengadakan kegiatan senam dan kepramukaan
a.
Kegiatan Pembiasaan
Pembiasaan Rutin
Merupakan proses
pembentukan akhlak dan
penanaman agama, adapun kegiatan
pembiasaan meliputi :
1.
Kesegaran jasmani
2.
Gerak
dan lagu
3.
Upacara
bendera
4.
Gotong
royong
b.
Kegiatan Keagamaan
1.
Pesantern Ramadhan
2.
Peringatan hari besar
agama
c.
Kegiatan Keteladanan
1.
Penanaman konsep
anti korupsi ( kejujuran )
2.
Pembinaan Ketertiban Pakaian Seragam Anak
Sekolah
3.
Pembinaan Kedisiplinan
4.
Penanaman Nilai Akhlak Islami
5.
Penanaman Budaya Minat Baca
6.
Penanaman Budaya Bersih Diri
7.
Penanaman Budaya Bersih
Lingkungan Kelas dan Sekolah
8.
Penanaman Budaya
Lingkungan Hijau
d.
Kegiatan Nasionalisme dan Patriotisme
1.
Peringatan Hari
Kemerdekaan RI
2.
Peringatan Hari Pahlawan
3.
Peringatan Hari Guru
4.
Peringatan Hari
Pendidikan Nasional
2.
Pekan
Kreativitas Siswa
1.
Ekstrakurikuler
3.
Pembinaan dan Bimbingan bagi calon siswa
teladan dan siswa peserta
Olimpiade MIPA
4.
Outdoor Learning & Training
1.
Darmawisata
5.
Kegiatan
Tahunan Ekstra sekolah
1.
Pagelaran Seni
2.
Pameran
Kreatifitas
3.
Persami Pramuka
6.
Jumlah
Siswa dalam 5 tahun terakhir
Tahun
Pelajaran
|
Jumlah
Pendaftar calon siswa baru
|
Kelas
I
|
Kelas
II
|
Kelas
III
|
Kelas
IV
|
||||||
Jml
Siswa
|
Jml
Rmb
|
Jml
Siswa
|
Jml
Rmb
|
Jml
Siswa
|
Jml
Rmb
|
Jml Siswa
|
Jml Rmb
|
||||
2010/2011
|
35
|
35
|
1
|
31
|
1
|
37
|
1
|
36
|
1
|
||
2011/2012
|
35
|
35
|
1
|
42
|
1
|
31
|
1
|
44
|
1
|
||
2012/2013
|
37
|
33
|
1
|
43
|
1
|
31
|
1
|
34
|
1
|
||
2013
/2014
|
31
|
35
|
1
|
36
|
1
|
38
|
1
|
33
|
1
|
||
2014/2015
|
33
|
33
|
1
|
33
|
37
|
1
|
1
|
35
|
1
|
||
Tahun
Pelajaran
|
Jumlah
Pendaftar calon siswa baru
|
Kelas
V
|
Kelas
VI
|
Jumlah
I,
II, III, IV, V, VI
|
|||||||
Jumlah
Siswa
|
Jumlah
Rombel
|
Jumlah
Siswa
|
Jumlah
Rombel
|
Jumlah
Siswa
|
Jumlah
Rombel
|
||||||
2010/2011
|
|
35
|
1
|
37
|
1
|
211
|
6
|
||||
2011/2012
|
|
38
|
1
|
24
|
1
|
214
|
6
|
||||
2012/2013
|
|
42
|
1
|
36
|
1
|
222
|
6
|
||||
2013/2014
|
|
36
|
1
|
40
|
2
|
218
|
7
|
||||
2014/2015
|
|
38
|
1
|
38
|
1
|
216
|
|
||||
7.
Jumlah
Rombongan Belajar
No
|
Tahun
|
Jumlah Rombongan Belajar
|
Jumlah
Ruangan Belajar
|
Banyaknya Siswa
|
||
Laki
– laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
||||
1
|
2010/2011
|
6
|
6
|
111
|
100
|
211
|
2
|
2011/2012
|
6
|
6
|
118
|
96
|
214
|
3
|
2012/2013
|
6
|
6
|
123
|
99
|
222
|
4
|
2013/2014
|
7
|
7
|
122
|
96
|
218
|
5
|
2014/2015
|
6
|
6
|
122
|
94
|
216
|
8.
Ketenagaan
No
|
Jenis
Guru
|
Jumlah Ketenagaan
|
Ket
|
||
Laki
- laki
|
Perempuan
|
Jml
|
|||
1.
|
Kepala Sekolah
|
-
|
1
|
1
|
|
2.
|
Guru Tetap (PNS)
|
2
|
7
|
9
|
|
3.
|
Guru Tidak
Tetap (Honor)
|
1
|
1
|
2
|
|
4.
|
Tata Usaha
|
-
|
1
|
1
|
|
5.
|
Pustaka
|
-
|
1
|
1
|
|
6
|
Penjaga
Sekolah (Satpam)
|
-
|
1
|
1
|
|
|
Jumlah Keseluruhan
|
|
|
15
|
|
9.
Data
Bangun / Ruang lainnya
A.
Kelas
|
Jumlah
Ruang Kelas Asli ( d )
|
Jumlah
ruang lain yang digunakan untuk ruang kelas
(
e )
|
Jumlah ruang yang
digunakan untuk ruang kelas ( f ) = ( d+e )
|
|||
Ukuran 7x9 m
(
a )
|
Ukuran > 63 m2
(
b )
|
Ukuran < 63 m2
( c )
|
Jumlah
( d )
= ( a+b+c)
|
|||
|
-
|
-
|
|
|
1
|
7
|
B. Data
Ruang Lain
No
|
Jenis
Ruang
|
Jumlah
(
buah )
|
Ukuran
( m2 )
|
Ket
|
1.
|
Perpustakaan
|
1
|
72
m2
|
|
2.
|
Lab.
Komputer
|
1
|
64
m2
|
|
3.
|
Kantin
|
1
|
24
m2
|
|
4.
|
Toilet
|
4
|
30
m2
|
|
5.
|
UKS
|
1
|
35
m2
|
|
Muatan lokal
yang dikembangkan di sekolah
kami adalah Bahasa
Inggris, BAM dan Komputer. Bahasa Inggris
sudah diajarkan mulai
dari kelas IV sampai
kelas V, BAM dimulai
dari kelas III sampai
kelas VI, dan Komputer mulai dari
kelas IV sampai kelas
V. Silabus Bahasa Inggris
untuk sekolah kami disusun bersama dengan guru – guru Bahasa Inggris
SD Se–Kota Sawahlunto,
sedangkan BAM disusun
oleh guru – guru kelas
berpedoman dari buku paket saja.
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SD Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan Talawi kota Sawahlunto dapat tercapai apabila proses
pembelajaran mampu membentuk
pola perilaku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat
dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan
efektif apabila dilakukan melalui
persiapan matang dan terencana dengan baik supaya dapat memenuhi :
1. Kesiapan
peserta didik untuk melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.
2. Kesiapan
peserta didik dalam menghadapi perkembangan dunia global.
9. Personil Sekolah
Tenaga
Pendidikan & Kependidikan di
sekolah kami dapat dilihat pada
table di bawah ini.
No
|
Nama
|
Jabatan
|
Pendidikan
|
Status
|
Ket
|
1.
|
Syamsulastri,
S. Pd SD
|
Kepala Sekolah
|
SI
PGSD
|
PNS
|
Sertifikasi 2011
|
2.
|
Asmalher,
S. Pd SD
|
Guru
Kelas V
|
SI
PGSD
|
PNS
|
Sertifikasi
2010
|
3.
|
Yusmaniar,
S. Pd SD
|
Guru
Kelas VI
|
SI PGSD
|
PNS
|
Sertifikasi
2011
|
4.
|
Mudrianis,
S. Pd SD
|
Guru
Kelas I
|
SI
PGSD
|
PNS
|
Sertifikasi
2011
|
5.
|
Masnaini
Hasibuan, S. Pd SD
|
Guru
Kelas IV
|
SI
PGSD
|
PNS
|
Sertifikasi
2011
|
6.
|
Ice
Gusrianti, S. Pd
|
Guru
PJOK
|
SI
|
PNS
|
|
7.
|
Marliyusni,S.Pd.I
|
Guru
PAI
|
SI
PGA
|
PNS
|
|
8.
|
Abeski
Yunitdi, S. Pd SD
|
Guru
Kelas III
|
SI PGSD
|
CPNS
|
|
9.
|
Mega
Srita
|
Guru kelas II
|
D
II PGSD
|
Kontrak
Daerah
|
|
10.
|
Mira
Delvira
|
Tata
Usaha
|
SMK
|
Honorer
Sekolah
|
|
11.
|
Novi
Riadi, S. Pd
|
Guru
PJOK
|
SI
PGSD
|
Kontrak
Daerah
|
|
12.
|
Meria
Rusli
|
Guru
|
D2
PGSD
|
Honorer
Sekolah
|
|
13.
|
Afrison
|
Jasek
|
SMA
|
Honorer
Sekolah
|
|
14.
|
Fira
Laila Sari
|
Pengelola
Perpustakaan
|
SMK
|
Honorer
Sekolah
|
|
BAB
II
POTENSI
SEKOLAH
Kerjasama sekolah
dengan orang tua
terjalin dengan baik,di mana setiap kegiatan sekolah
selalu di dukung oleh
komite dan orang tua.
Permaslahan yang ada
dapat diselesaikan secara
musyawarah dengan seluruh
warga sekolah.
SD
Negeri 01 Talawi Mudik Kecamatan
Talawi kota Sawahlunto memiliki sarana
dan prsarana yang
menunjang PBM antara
lain :
a.
Guru
yang ahli dibidangnya
b.Gedung yang
memenuhi persyaratan
c.
Halaman
yang luas untuk
tempat siswa bermain
d.
Alat
peraga yang memadai
e.
Lapangan
olah raga yang
luas tempat siswa
melakukan kegiatan
f.
Ruang
UKS, ruang pustaka, ruang kelas
yang memenuhi persyaratan dan
g.
instalasi listrik
serta WC yang
bersih.
h.
Taman
yang asri
BAB III
PERMASALAHAN LINGKUNGAN SEKOLAH
Sampah adalah barang yang dianggap
sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, tetapi masih
bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar.Menurut kamus istilah lingkungan,sampah
adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa
atau utama dalam pembikinan atau pemkaian barang rusak atau bercatat dalam
pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau di tolak atau
buangan.Sedangkan kata bapak Dr.Tandjung,M.sc,sampah adalah sesuatu yang tidak
berguna lagi,di buang oleh pemiliknya atau pemakai semula.
Penumpukan sampah disebabkan oleh
beberapa factor, diantaranya adalah volume sampah yang sangat besar sehingga
malebihi kapasitas daya tampung tempat pembuangan sampah akhir (TPA),
pengelolaan sampah dirasakan tidak memberikan dampak positif kepada lingkungan,
dan kuranganya dukungan kebijakan dari pemerintah, terutama dalam memanfaatkan
produk sampingan dari sampah yang menyebabkan tertumpuknya produk tersebut di
tempat pembuangan akhir (TPA).
Permasalahan sampah merupakan hal
yang krusial. Bahkan, dapat diartikan sebagai masalah kultural karena dampaknya
mengenai berbagai sisi kehidupan, terutama di kota besar. Berdasarkan
perkiraan,volume sampah yang di hasilkan oleh manusia rata-rata sekitar 0,5
kg/perkapita/hari,sehingga untuk kota besar seperti Jakarta yang memiliki
penduduk sekitar 10 juta orang menghasilkan sampah sekitar 5000 ton/hari. Bila
tidak cepat ditangani secara benar, maka kota-kota besar tersebut akan
tenggelam dalam timbunan sampah berbarengan dengan segala dampak negatif yang
ditimbulkannya seperti pencemaran air, udara, tanah, dan sumber penyakit.
Pada pengolahan sampah tidak ada
teknologi tanpa meninggalkan sisa. Oleh sebab itu, pengolahan sampah
membutuhkan lahan sebagai tempat pembuangan akhir (TPA).Sampah sebagai barang
yang memiliki nilai tidak seharusnya diperlakukan sebagai barang yang
menjijikan, melainkan harus dapat dimanfaatkan sebagai bahan mentah atau bahan yang
berguna lainnya.Pengolahan sampah harus dilakukan dengan efisien dan efektif,
yaitu sedekat mungkin dengan sumbernya, seperti RT/RW, sekolah, rumah tangga
sehingga jumlah sampah dapat dikurangi.
Pengelolaan sampah diantaranya dapat
dimanfaatkan menjadi pupuk cair organik yang didalamnya terkandung unsur hara
yang dibutuhkan tanaman, perbaikan struktur tanah dan zat yang dapat mengurangi
bakteri yang merugikan dalam tanah. Pupuk organik biasanya tidak meninggalkan
residu / sisa dalam tanaman sehingga hasil tanaman akan aman bila dikonsumsi.
BAB IV
RENCANA AKSI
LINGKUNGAN
Program
Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant yang dilakukan SDN 01 Talawi Mudik,
telah berhasil mengubah citra sekolahnya. Dan yang paling penting siswa
memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.

Sekolah yang bersih dan indah
tentunya menjadi dambaan setiap siswa.
Akhirnya sekolah ingin merubah citranya tentang kondisi sekolah tersebut. Awalnya sekolah membuat program yang bertujuan membuat sekolah memiliki kondisi yang lebih baik dengan terlebih dulu merubah kebiasaan siswa sehingga memiliki kepedulian terhadap lingkungan terutama di sekolah tempat siswa belajar. Kepedulian siswa tersebut tercakup dalam program 5 R , yaitu program Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant.
Akhirnya sekolah ingin merubah citranya tentang kondisi sekolah tersebut. Awalnya sekolah membuat program yang bertujuan membuat sekolah memiliki kondisi yang lebih baik dengan terlebih dulu merubah kebiasaan siswa sehingga memiliki kepedulian terhadap lingkungan terutama di sekolah tempat siswa belajar. Kepedulian siswa tersebut tercakup dalam program 5 R , yaitu program Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant.
Pada kegiatan Reduce, sekolah
menerapkan pengurangan sampah plastik dan kertas untuk bungkus makanan di
kantin. Kebijakan pengurangan sampah plastik dan kertas tersebut menunjukkan
hasil yang signifikan dengan berkurangnya jumlah sampah yang ada di sekolah.
Kegiatan pemilahan sampah di sekolah juga dilakukan dengan memilah sampah
plastik, daun, dan kertas.
Program R berikutnya adalah Reuse.
Kebijakan ini diimplementasikan salah satunya dengan program galonisasi di
setiap kelas. Sebelum kegiatan ini berjalan, siswa membeli minuman kemasan (es
bungkus) sehingga menghasilkan sampah yang cukup memusingkan kepala. Dengan
program Reuse ini, disetiap kelas disediakan galon air yang dapat di isi ulang.
Selain berkurangnya sampah plastik, galon tersebut dapat digunakan kembali
sehingga tidak menyumbangkan banyak sampah.
Recycle adalah program 5 R yang
berikutnya. Program ini berhubungan dengan pemilahan sampah di sekolah. Dengan
adanya pemilahan sampah, sampah dapat dikelola dengan baik menurut jenisnya.
Untuk sampah plastik sekolah mendaur ulang untuk dibuat berbagai kerajinan.
Sampah kertas di daur ulang menjadi kertas kembali, ada juga yang diolah
menjadi kerajinan tangan. Sedangkan sampah daun dimanfaatkan untuk membuat
pupuk kompos melalui komposter aerob dan biopori. Jadi dengan program recycle
sampah di sekolah dapat teratasi sehingga lingkungan menjadi bersih dan nyaman.
Program replace di sekolah kami diterapkan dengan cara mengganti papan tulis yang awalnya menggunakan kapur tulis dengan penggunaan whiteboard dan spidol isi ulang. Sehingga mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh kapur tulis dan sekaligus penghematan karena dapat diisi ulang.
Program replace di sekolah kami diterapkan dengan cara mengganti papan tulis yang awalnya menggunakan kapur tulis dengan penggunaan whiteboard dan spidol isi ulang. Sehingga mengurangi polusi yang ditimbulkan oleh kapur tulis dan sekaligus penghematan karena dapat diisi ulang.
Kegiatan program 5 R yang terakhir
adalah Replant. Kondisi sekolah yang gersang dapat diatasi dengan cara
mewajibkan siswa memiliki tanaman sendiri. Perawatannya dilakukan sendiri oleh
siswa. Jika tanamannya mati mereka harus menanam kembali. Dengan program
tersebut selain melatih siswa peduli terhadap lingungan, sekolah pun terlihat
hijau dan menciptakan suasana sekolah yang nyaman, tidak panas.
Program 5 R ini terbukti dapat mewujudkan sekolah SDN 01 Talawi Mudik menjadi sekolah yang hijau. Dan yang terpenting tercipta rasa kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar. Citra sekolah pun berubah. Sekolah dapat mengikuti program adiwiyata baik di tingkat kota, propinsi maupun nasional.
Program 5 R ini terbukti dapat mewujudkan sekolah SDN 01 Talawi Mudik menjadi sekolah yang hijau. Dan yang terpenting tercipta rasa kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar. Citra sekolah pun berubah. Sekolah dapat mengikuti program adiwiyata baik di tingkat kota, propinsi maupun nasional.
BAB V
ANALISIS
TUJUAN PROGRAM ADIWIYATA
A. Manfaat Dari Program Adiwiyata adalah
1.
Merubah perilaku
warga sekolah untuk melakukan budaya pelestarian lingkungan.
2.
Meningkatkan
efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah.
3.
Meningkatkan
penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.
4.
Meningkatkan
kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga
sekolah.
5.
Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua
warga sekolah.
6.
Dapat
menghindari berbagai Resiko Dampak Lingkungan di wilayah sekolah.
7.
Menjadi tempat
pembelajaran bagi generasi muda tentang pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan
hidup yang baik, dan benar.
8.
Mendapat
penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Surabaya, PrJawa Timur dan Tingkat
Nasional
B. Tujuan program Adiwiyata
Tujuan Program Adiwiyata ini dimaksudkan untuk menciptakan kondisi sekolah
yang baik untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran bagi warga sekolah,
sehingga dikemudian hari warga sekolah dapat ikut bertanggung jawab dalam upaya
menyelamatkan lingkungan hidup dan pembangunan yang berkelanjutan.
Adapun tujuan utama adalah mewujutkan kelembagaan sekolah yang peduli dan
berbudaya lingkungan. Adapun keuntungan yang diperoleh adalah :
1.
Meningkatkan
efisiensi dalam pelaksanaan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber
daya.
2.
Meningkatkan
penghematan sumber daya melalui pengurangan konsumsi berbagai sumber daya dan
energi.
3.
Meningkatkan
kualitas kondisi pembelajaran yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga
sekolah.
4.
Menciptakan
kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
5.
Dapat
meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif dimasa
yang akan datang.
6.
Menjadi tempat
pembelajaran bagi generasi muda tentang nilai – nilai pemeliharaan dan
pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.
7.
Menciptakan
sekolah yang bisa menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran betapa pentingnya
menjaga lingkungan. Sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat ikut
bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan
pembangunan berkelanjutan.
C.Rumusan
kegiatan
A.
Pengembangan Kebijakan Sekolah Peduli
dan Berbudaya Lingkungan.
Tujuan
|
Kegiatan
|
Sasaran
|
Output
|
Waktu
|
|||
I
|
II
|
III
|
IV
|
||||
1.
Mengembangkan
Visi dan Misi
|
1. Revisi visi dan misi sekolah Adiwiyata
|
Kepsek,
Guru, dan Komite
|
Visi dan
Misi tercantum dalam KTSP
|
||||
2. Sosialisasi visi dan misi sekolah Adiwiyata
|
Seluruh
warga sekolah
|
Tersosialisasi
visi dan misi sekolah Adiwiyata
|
|||||
Menyusun
RKS/RAPBS
|
3. Menyusun anggaran RKS/RAPBS
|
Kepsek,
Guru, dan Komite
|
RKS/RAPBS
terpakai sesuai dengan pos anggaran
|
||||
2.
Mengembangkan KTSP
|
1. Menyusun KTSP (Dokumen. 1)
|
Kepsek,
Guru, dan Komite
|
KTSP
tersusun sesuai dengan juklak dan juknis BSNP
|
||||
3.
Menyusun Silabus dan RPP
|
1. Pembuatan Silabusdan RPP (Dokumen. 2)
|
Kepsek dan
Guru
|
Silabus
dan RPP tersusun sesuai dengan juklak dan juknis BSNP
|
||||
4.
Melaksanakan program “Sekolah Sehat”
|
1. Cuci Tangan Masal
2. Gosok Gigi Masal
3. Potong Kuku Masal
4. Operasi Semut Masal
5. Operasi Plastik Masal
6. Nyumbang Tanaman Masal
7. Gotong Royong
|
Warga
sekolah
|
Membiasakan
Siswa :
1. Cuci Tangan Sesuai Dengan Petunjuk
2. Menggosok Gigi Sesuai Dengan Petunjuk
3. Potong Kuku
Sesuai Dengan Petunjuk
4. Membuang sampah pada
tempatnya
5. Mencintai
tanaman
6. Membersihakan Seluruh Kelas tanpa
diperintah.
7. Membuang Sampah Plastik pada
tempatnya
8. Merawat Tanaman Dengan Setulus Hati
9. Bekerja Bergotong Royong.
|
||||
5.
Melakukan sosialisasi penerapan PLH
|
1. Saat Upacara bendera
senin
2. Saat Sosialisasi Ujian
3. Saat Hari Pertama masuk
sekolah
4. Saat Persami pramuka
5. Saat Pesta siaga
6. Saat Shalat
7. Saat Safety talk Kamis
|
Warga
sekolah
|
Semua
warga sekolah mengerti tentang pengenerapan PLH
|
||||
6.
Mengupayakan efisiensi penggunaan air, listrik, ATK, plastik dan bahan
lainnya
|
Menyusun
aturan tentang efisiensi penggunaan
1. Air,
2. Listrik,
3. Atk,
4. Plastik dan
5. Tinta spidol
|
Warga
sekolah
|
Semua
warga sekolah terbiasa hidup secara efektif dan efisiensi
|
||||
7.
Menegakkan peraturan /tata tertib terciptanya lingkungan yang bersih dan
sehat
|
1. Menyusun juklak dan juknis/tata
tertib terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat
|
Warga
sekolah
|
Semua
warga sekolah mengerti tentang tata tertib terciptanya lingkungan yang bersih
dan sehat
|
||||
8.
Mengalokasikan anggaran untuk pengembangan PLH
|
1. Menyusun Rancangan Anggaran
pengembangan PLH
|
Kepsek,
Guru, dan Komite
|
Menggunakan
alokasi dana sesuai dengan Rancangan Anggaran.
|
B. Pengembangan Kurikulum
Berbasis Lingkungan Hidup
Tujuan
|
Kegiatan
|
Sasaran
|
Output
|
Waktu
|
|||
I
|
II
|
III
|
IV
|
||||
1.
Melaksanakan PBM PLH yang berbasis pada tema lingkungan
|
Pelaksanaan
PBM secara terintegrasi pada
1. Matpel IPA dan
2. IPS
|
Kepsek,
Guru, dan Siswa
|
PBM secara
terintegrasi pada Matpel IPA dan IPS dapat dilaksanakan
|
||||
1. Pelaksanaan PBM secara monolitik pada mulok
PLH
|
Kepsek,
Guru, dan Siswa
|
PBM secara
monolitik pada mulok PLH dapat dilaksanakan
|
|||||
2.
Mengupayakan penambahan materi isu lokal.
|
1. Melaksanaan PBM Matpel IPA pada materi isu
lokal
|
Kepsek,
Guru, dan Siswa
|
PBM secara
monolitik pada mulok PLH dapat dilaksanakan
|
||||
3.
Mengupayakan penambahan materi isu global.
|
1. Melaksanaan PBM Matpel IPA pada materi isu
global
|
Kepsek,
Guru, dan Siswa
|
PBM secara
monolitik pada mulok PLH dapat dilaksanakan
|
||||
4.
Mengembangkan metode pembelajaran PLH
|
1. Menentukan metode pembelajaran PLH yang
tepat
|
Kepsek,
Guru, dan Siswa
|
Siswa
dapat mempelajari aspek-aspek lingkungan hidup melalui pengamatan dan
investasi langsung serta mengaitkan dengan konteks sosial dan ekonomi
|
||||
5.
Memanfaatkan sumber belajar lain tentang LH
|
Memanfaatkan media yang ada di
1. perpustkaan maupun
2. lingkungan sekolah
|
Kepsek,
Guru, dan Siswa
|
Siswa
dapat mempelajari aspek-aspek lingkungan hidup melalui media yang ada di perpustkaan maupun lingkungan sekolah
|
||||
6.
Ekstra kurikuler menghasilkan karya/aksi nyata dalam menghimplentasikan hasil
pembelajaran yang bertema LH
|
1. Menggambar LH,
2. Membuat puisi LH,
3. Membuat topeng kertas,
4. Membuat kerajinan palstik
bekas,
5. Membuat taplak dari kain
percah.
|
Guru, dan
Siswa
|
Menghasilkan
suatu karya
|
C.
Pengembangan Kegiatan Lingkungan
Berbasis Partisipatif
Tujuan
|
Kegiatan
|
Sasaran
|
Output
|
Waktu
|
|||
I
|
II
|
III
|
IV
|
||||
1.
Mendukung pembiasaan berperilaku berbudaya lingkunan hidup melalui
ekrakurikuler/kokurikuler
|
1. Pramuka,
2. Dokcil, PMR,
3. Mading,
4. Pesantren Kilat,
5. Karya Wisata,
6. Piket Kebersihan,
7. Science Club,
8. Math Club,
9. English Club,
|
Siswa dan
guru
|
Siswa
terbiasa berperilaku berbudaya lingkunan hidup
|
||||
2.
Melibatkan masyarakat dalam kegiatan lingkungan hidup atas prakarsa sekolah
|
1. Komite menyumbang tong sampah,
2. menanam pohon langka,
3. pengelolaan sampah
|
Warga
sekolah
|
Tong
sampah sudah ada, Pohon langka telah tertanam, pengelolaan sampah sudah
berjalan.
|
||||
3.
Melibatkan masyarakat dalam kegiatan lingkungan hidup atas prakarsa pihak
lain
|
1. Sosialisasi Lomba lukis K3 PT
Badak,
2. Lomba lukis LH oleh TNK Sawahlunto,
|
Siswa
|
Siswa
memahami budaya lingkungan hidup serta bisa dispresiasikan kedalam lukisan.
|
||||
4.
Menjalin kemitraan dengan pihak luar (institusi terkait, pihak swasta/LSM)
|
1. Lomba lukis K3 PT Badak,
2. Pembekalan UKS oleh
Dinkes Sawahlunto,
3. Pembekalan UKS oleh PMI Sawahlunto,
4. Pembekalan UKS oleh
pemkot Sawahlunto Selatan (Camat dan Lurah)
|
Warga
sekolah
|
Terselenggaranya
pelatihan Dokcil,
|
D.
Pengembangan dan atau Pengelolaan
Sarana Pendukung Sekolah yang ramah Lingkungan.
Tujuan
|
Kegiatan
|
Sasaran
|
Output
|
Waktu
|
|||
I
|
II
|
III
|
IV
|
||||
1.
Memanfaatkan sarana pendukung sebagai media pembelajaran LH
|
1. Melaksanakan kegiatan eksrakurikkuler
dan kokurikuler
2. Melaksanakan
Jumat Bersih
3. Melaksanakan
Penanaman Pohon
4. Penghijauan
5. Pengelolahan
Sampah
6. Kampanye Lh
7. Seminar LH
|
Siswa dan
guru
|
Siswa
dapat memanfaatkan sarana pendukung media pembelajaran LH melalui kegiatan
yang sudah terprogram
|
||||
2.
Mengelola sarana dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan
|
1. Pengaturan Cahaya Kelas,
2. Pengaturan Ventilasi
Udara Alami,
3. Pengaturan Penerangan,
4. Pengaturan Penempatan
Wastfel,
5. Pengaturan Biopori,
6. Pengaturan Pohon Peneduh.
7. Pengelolaan Komposter
|
Warga
Sekolah
|
Tercipta
kelas dan sekolah yang berbudaya lingkungan bersih dan sehat dengan tata
pengelolaan sarana dan prasarana sekolah yang ramah lingkungan.
|
||||
3.
Mengelola fasilitas sanitasi untuk menunjang kebersihan dan kesehatan
lingkungan sekolah
|
1. Membuat mekanisme
pengaturan sanitasi sekolah,
2. Pemeliharaan dan
pembersihan drainase,
3. Gotong royong
4. pembersihan sekitar
kelas oleh siswa dan guru,
5. Pengadaan, pemeliharaan,
dan perbaikan sanitasi dan drainase
|
Warga
Sekolah
|
Tersusun mekanisme pengaturan sanitasi sekolah,
Pemeliharaan dan pembersihan drainase,
|
||||
4.
Efisiensi penggunaan penghematan air, listrik, ATK, plastik dan bahan
lainnya.
|
Kampanye hemat
1. listrik,
2. air,
3. ATK,
4. bahan plastik, dan
5. bahan lainnya.
|
Warga sekolah
|
Adanya
penurunan penggunan listrik, air, ATK, bahan
plastik, dan bahan lainnya.
|
||||
5.
Mengelola kantin yang sehat dan bersih
|
1. Penempatan Lokasi Kantin
(Tidak Dekat Wc/Tps)
7. Penyediaan Tempat Sampah
Terpisah
8. Penyediaan Tempat Pencucian
9. Pengawasan Makanan
Kantin Himbauan Makanan Sehat
|
Warga
sekolah
|
Terjamin,
mutu makanan yang dijual, Penempatan Lokasi kantin yang sesuai prosedur,
serta pemeriksaan berkala kualitas makanan.
|
||||
6.
Pengelolaan sampah untuk menunjang kebersihan dan kesehatan lingkungan.
|
Penyediaan tempat sampah di kelas,
1. kantor,
2. kantin,
3. perpustakaan,
4. laboratorium, di TPA
sementara.
|
Warga
sekolah
|
Tempat
sampah digunakan sesuai dengan peruntukannya.
|